Selasa, 25 Februari 2020

LINKED LIST

Ø Pengertian Linked list :
·        sekumpulan elemen bertipe sama, yg mempunyai keterurutan tertentu, yang setiap elemennya terdiri menjadi dua bagian
·        struktur berupa rangkaian elemen saling berkait dimana setiap elemen dihubungkan elemen lain melalui pointer. Pointer merupakan alamat elemen. Penggunaan pointer buat mengacu elemen mengakibatkan elemen-elemen bersebelahan secara logik walau tak bersebelahan secara fisik di memori.

Ø  Link list adalah desain tmpt penyimpanan data yang terdiri dari node-node (simpul-simpul) yg saling terhubung. Link list dapat diilustrasikan misalnya kereta barah, dimana kereta api terdiri menurut gerbong-gerbong yg saling terhubung yg dapat mengangkut penumpang. Gerbong disini setara menggunakan node pada link list yang berfungsi buat menyimpan data.
Jika kita menyimpan data 3, 5 dan 7 pada array, maka ilustrasi tempat penyimpanannya sbb:

Ø  Dengan 1 nama, array mampu menyimpan data yg bertipe sama. Dimana setiap data memiliki indeks. Sedangkan apabila data tersebut disimpan dalam link list, maka ilustrasi tempat penyimpanannya menjadi berikut :




1.      Singly Linked List :
·   Setiap node pada linked list memiliki field yang berisi pointer ke node berikutnya & juga memiliki field yg berisi data.
·   Akhir linked list ditandai dengan node terakhir akan menunjuk ke null yang akan digunakan sebagai kondisi berhenti ketika pembacaan linked list.

2.      Doubly Linked List :
·   Linked list dengan menggunakan pointer, dimana setiap node mempunyai 3 field, yaitu: 1 field pointer yg menunjuk ke pointer berikutnya, 1 field pointer yang menunjuk ke pointer sebelumnya & field yg berisi data dari node tadi.
·   Pointer next & prev-nya menunjuk ke null.

3.      Singly Circular Linked List :
·   Single Linked List yg pointer next-nya menunjuk ke dirinya sendiri, jika terdiri dari beberapa node maka pointer terakhirnya akan memilih ke pointer terdepannya.

4.      Double Circular Linked List :
·   Double Linked List yg pointer next & prev-nya menunjuk ke dirinya sendiri secara circular.

Link list tidak memiliki indeks misalnya array. Kita hanya bisa untuk memberi nama node. Akan tetapi, tidak seluruh node pada link list memiliki nama. Sebaiknya kita memberi nama untuk node yang pertama (misal namanya head), & node yang terakhir (misal namanya tail). Tujuannya buat memudahkan operasi link list dari depan atau belakang, misal nambah data atau menghapus data.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar